Pertemuan 1

Welcome to the
Android Universe! 🚀

Pernah mikir waktu scroll TikTok atau pesen ojol, "Gimana ya caranya bikin aplikasi kayak gini?" Nah, di kelas ini kita bakal langsung hands-on bikin aplikasi Android kamu sendiri pakai Java!

Let's Dive In!

1. Kenapa Harus Android?

Rajanya Smartphone

Mayoritas orang di dunia pakai HP Android. Market share-nya menguasai lebih dari 70% pasar global. Pasarnya huge banget!

Open Source & Bebas

Ekosistem Android (berbasis Linux) ngasih kita kebebasan mutlak buat ngulik, modifikasi, dan bereksperimen dengan banyak hal.

Peluang Karir & Cuan

Kebutuhan industri akan Android Developer selalu tinggi, baik di startup maupun corporate dengan salary yang menggiurkan.

2. Flashback: Sejarah Singkat

Sejarah Android

Tahu nggak sih kalau Android awalnya bukan dibikin sama Google? Awalnya diniatkan untuk sistem operasi kamera digital lho!

2003: Pendirian

Didirikan oleh Andy Rubin dkk. Banting setir dari OS kamera digital ke pasar smartphone.

2005: Diakuisisi Google

Google melihat potensi besar dan membeli Android Inc.

2008: HP Pertama (HTC Dream)

Rilis HP Android pertama di dunia. Bentuknya masih pakai keyboard fisik slide.

Era Makanan Manis (Dessert) 🍩

Dulu versi Android selalu pakai nama makanan manis urut abjad.

2019 - Sekarang: Era Angka 📱

Mulai Android 10, Google resmi memakai "Angka" untuk nama rilis (agar lebih mudah dipahami secara global). Namun diam-diam secara internal, tradisi abjad makanan manis (Q, R, S, T, U, V) tetap dilanjutkan lho!

10 (Q - Quince Tart) 11 (R - Red Velvet Cake) 12 (S - Snow Cone) 13 (T - Tiramisu) 14 (U - Upside Down Cake) 15 (V - Vanilla Ice Cream)

Senjata Kita: Android Studio

Dulu programmer menderita pakai Eclipse IDE yang berat dan ribet. Hingga Google I/O 2013, diumumkanlah Android Studio (berbasis IntelliJ IDEA).

Gradle Build

Sistem build fleksibel untuk atur library.

Layout Editor

Visual drag-and-drop komponen UI.

Fast Emulator

HP virtual di laptop yang makin smooth.

3. Starter Pack (Setup)

Ibarat mau mabar, kita butuh gear yang mumpuni. Selesaikan misi (checklist) di bawah ini sebelum lanjut!

4. First Quest: Hello Bestie!

Langkah Pembuatan:

  1. Klik New Project di Android Studio.
  2. Pilih Empty Views Activity (Jangan Empty Activity biasa, itu buat Compose). Klik Next.
  3. Name: AplikasiPertamaku
  4. PENTING: Language ubah ke Java.
  5. Minimum SDK: API 24 (Nougat).
  6. Klik Finish & tunggu Gradle Sync selesai.

Anatomi Project:

  • MainActivity.java
    Ini adalah Otak/logika aplikasi tempat kita menulis kode Java.
  • activity_main.xml
    Ini adalah Wajah/tampilan (UI) aplikasi tempat kita mengatur letak tombol dan teks.

Interactive IDE & AVD Simulator

Seperti inilah kira-kira tampilan mejamu ke depannya. Coba klik tab activity_main.xml untuk mengubah teks desainmu, lalu klik tombol Run (Play) di atas untuk mem-boot aplikasi ke dalam layar Emulator!

Pixel 6 API 33
app
manifests
java
MainActivity.java
res
layout
activity_main.xml
Gradle Scripts
package com.example.helloworld;

import android.os.Bundle;
import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

/**
 * Ini adalah class utama yang akan dijalankan pertama kali
 * saat user membuka aplikasi.
 */
public class MainActivity extends AppCompatActivity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        
        // Memasang file desain XML ke layar ini
        setContentView(R.layout.activity_main);
    }
}
Run
Build
I/System: Menunggu perintah Run...
Android Boot
12:00
AplikasiPertamaku

Hello World!

App is running smoothly! 🎉

5. Opsi Alternatif: Nge-Run di HP Asli!

Laptop kamu "ngos-ngosan" atau lemot saat membuka AVD/Emulator? Tenang aja! Kamu bisa menggunakan HP Android fisik milikmu sendiri sebagai alat testing. Aplikasimu bakal ter-install langsung di HP. Caranya gampang banget:

1

Aktifkan Mode Pengembang (Developer Options)

Di HP kamu, Buka Settings > About Phone > Software Information. Cari tulisan Build Number, lalu ketuk jarimu cepat sebanyak 7 kali sampai muncul notifikasi "You are now a developer!".

2

Nyalakan USB Debugging

Kembali ke menu utama Settings. Scroll ke paling bawah dan buka menu baru Developer Options. Cari opsi USB Debugging lalu nyalakan tombolnya (Toggle On).

3

Colok Kabel & Izinkan Akses

Sambungkan HP ke laptop menggunakan kabel data asli (pastikan kabel bisa transfer data, bukan cuma kabel charger). Tunggu sebentar, di layar HP-mu akan muncul pop-up peringatan "Allow USB debugging?". Centang "Always allow from this computer" dan tekan OK.

4

Pilih Device & Run!

Kembali ke layar Android Studio di laptopmu. Di sebelah kiri tombol hijau Run (▶️), klik menu dropdown yang sebelumnya bertuliskan "Pixel API 33" atau "No Devices". Nama HP-mu (Misal: Samsung SM-A51) seharusnya sudah terdeteksi di situ. Pilih HP-mu, lalu klik RUN. Selesai!

6. Tugas Pemanasan (Challenge)

Biar makin pro, cobalah eksplorasi mandiri di Android Studio kamu:

  1. Buka file res/layout/activity_main.xml.
  2. Ubah mode tampilan dari "Design" ke "Code" atau "Split" (di pojok kanan atas).
  3. Cari baris kode android:text="Hello World!".
  4. Ubah teks tersebut menjadi: "Halo, namaku [Nama Kalian]! Aku siap belajar Android!".
  5. Run lagi aplikasinya di emulator (atau di HP Asli). Screenshot hasilnya! 📸

Easy peasy, kan? Sampai jumpa di Modul 2 minggu depan, kita bakal throwback dikit soal OOP Java! Stay awesome! ✨